Senin, 02 November 2009

5 PRINSIP DASAR SPIRITUALITAS RUMAH TANGGA KRISTEN

Belakangan ini, sering terjadi dalam pemberitaan di media massa, artis yang bercerai, dengan alasan ketidakcocokan dan sebagainya, hal itu pulalah kerap terjadi dengan pasangan-pasangan muda keluarga Kristen, sedang frustasi mencari jalan keluar untuk masalah rumah tangga mereka.
Kata-kata "I love you" pada saat pacaran, seakan-akan sirna dalam kehidupannya.

PRINSIP 1 (Kejadian 2: 18-25) (dari sisi ALLAH)
"Aku akan memberi.........................."

1. TUHAN sebagai seorang inisiator, creator serta penanggung jawab dari proses awal pacaran sampai dengan berumah tangga. IA yang memberikan pada kita seorang penolong yang sepadan.

2. Melihat siapapun pasangan kita, sebagai kado yang istimewa / anugerah TUHAN dalam kehidupan setiap hari.

3. Masing-masing kita memiliki impian-impian dalam mengarungi rumah tangga. Sudahkah kita berlayar untuk menerima pasangan kita dengan kelebihan dan kekurangan, memenuhi impian-impian Tuhan atas kita, serta memenuhi impian-impian kita pula bagi TUHAN ?

4. Milikilah identitas keluarga Kristen sebagai implementasi ALLAH dalam kehidupan, libatkan ALLAH dalam setiap konflik / ataupun berkat yang IA berikan.

PRINSIP 2 : "Inilah dia.....(dari sisi Adam)

1. Janji Iman Adam : mau menerima blessing dari TUHAN.

2. Untuk masuk ke dalam pernikahan, Ibarat nikah : seperti membeli kucing dalam karung. "Kita sering berusaha mendaftarkan yang ideal menurut kita, tanpa melihat yang ideal menurut ALLAH. Segala perbedaan bukan merupakan masalah yang utama, ketidakcocokan bukan kendala untuk membangun rumah tangga.
"Karena setiap hari ALLAHlah yang membuat kehidupan kita semakin hari, semakin cocok dan sepadan, bukan karena usaha ktia masing-masing.

PRINSIP 3 : "TUHAN memberi pada waktu tidur"

1. TUHAN memberikan Hawa pada waktu tidur.

2. Syukurilah pasangan kita pada waktu tidur, dengan belajar untuk soul talk ==> menyampaikan kata-kata pada saat pasangan kita yang sedang tidur, dengan kata-kata yang baik, menaikkan doa agar ALLAH sendirilah yang berkarya.

3. Pasti TUHAN memberikan berkat pada waktu kita berdiam diri merenungkan relasi kita dengan pasangan.

PRINSIP 4 (Yoh 2:1-11) : "Tidak boleh kehabisan anggur"

1. Mematuhi Tuhan ==> kualitas yang harus kita benahi bukan kuantitas yang IA mau.

2. Masalah apapun, kelelahan emosional, dan lain-lain dapat diselesaikan.

3. Melihat dan megnatakan pada pasangan kita bahwa "Diwajahmu kulihat Tuhan", belajarlah selalu ungkapkan setiap hari.

4. Spritualitas : melibatkan ALLAH dan hidup selalu dalam blessing TUHAN.

PRINSIP 5 : "Semua baik"

1. Lakukanlah keinginan Tuhan melalui aku, melihat segala sesuatunya dalam framenya ALLAH bukan framenya kita.

2. Jangan hanya berebut benar, tetapu mulailah belajar untuk berebut kesalahan. Harus berani berkata terlebih dahulu bahwa "aku yang salah"

3. Sepakat : bahwa Tuhan selalu hadir, sekalipun kita meras sendiri, tanpa dukungan pasangan kita.


Kiranya artikel ini dapat mengingatkan kita kembali serta memberikan semangat pada masing-amsing kita yang akan maupun yang telah berumah tangga, dalam keseharian kita masing-masing.

Tuhan memberikati.

Blessing Family Centre

Tidak ada komentar:

Posting Komentar